Kurangnya Pengawasan Dari Mandor Pelaksana Terhadap Pekerja Proyek Ketika Melakukan Aktivitas

Depok, koran lacak – Perlunya pengawasan dari pihak mandor lapangan yang telah dipercaya oleh kontraktor sebagai pelaksana poyek, agar pekerjaan bisa terlaksana dengan baik, dan pekerja juga tidak sembarangan

Penataan saluran drainase lingkungan yang bersumber dari anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) kota Depok, tahun anggaran 2024 senilai 88,026,579,50 juta rupiah, untuk pembangunan saluran sistem drainase, lingkungan Rt 01 Rw 03 Kelurhan Grogol Kecamatan Limo kota Depok Jawa Barat melalui aspirasi Dewan DPRD kota Depok Hermanto SE, dari Fraksi PDIP.

pelaksana yang ditunjuk oleh Dunas PUPR kota Depok melalui sub Sumberdaya air PT GIAN TEKNOKIDO SOLUSI selanjutnya PT VIASRONA CONSULTINDO sebangai konsultan suvisi ( pengawas), pelaksanaan proyek mulai tanggal 5 April 2024 dan berakhir 3 Juni 2024 dengan tenggang waktu 60 Kalender

Dalam pantauan awak media dilapangan pada hari Selasa 14 Mei 2024 ada, “dugaan terjadi pecurian arus Listrik untuk digunakan arus Jack Hammer oleh pekerja, dalam hal tersebut awak media mengkonfirmasi mandor pelaksana sebut saja namanya Darmato melalui pesan singkat WhatsApp pribadinya dalam pesan tersebut bahwa dia tidak mengetahuinya, “mungkin anak anak dikasi tau sama warga kali bang, dalam pesan singkat tersebut.

Berapa kali awak media datang kelokasi untuk memgkonfirmasi terkait para pekerja yang tidak menggunakan pengaman (K3) sebagai pelindung diri, untuk mencegah hal hal yang tidak diinginkan, begitu juga dengan Cover (tutup) UDITCH ada yang rusak digunakan, bila Cover tersebut tetap dipasang berarti kekutannya tidak akan lama dan menjadi kendala bagi pengguna jalan #surbel red#

Share this post

Post Comment