Koran Lacak

Berita Koran Lacak Berkualitas

PEMBANGUNAN

Ketua RW06 Blak – Blakan Dihadapan Pelaksana Proyek Dan Perwakilan Dari PUPR Terkait Pembangunan Rumah Pompa

Suasana Saat Serah Terima Kunci Rumah Pompa Air Komplek Marinir.

Depok, Koran Lacak – Ketua Rw 06 Kelurahan Rangkapan Jaya Baru Kota Depok, H Sugeng blak blakan terkait pembangunan rumah pompa komplek Marinir, Kelurahan Rangkapan Jaya Baru Kecamatan Pancoran Mas  kota Depok, didepan warga dan pelaksana proyek kontruksi rumah pompa kali Gondang.

Begitu kecewanya ketua Rw 06 dan ketua Rt beserta warga melihat keadaan proyek rumah pompa kali Gondang tidak sesuai pengharapan, dari pernyataan ketua Rw bahwa dia sangat kecewa melihat kondisi bangunan yang ada.

Melihat keadaan yang ada dilapangan progres pembanguna tersebut, dengan nilai yang begitu fantastis di anggarankan untuk pembangunan kontruksi rumah pompa,  “diduga sia sia, “sehingga ketua Rw dan jajarannya menolak menandatagani berita acara penyerahan kunci.

“Kenapa tidak kecewa ada 9 item yang tidak sesuai dengan harapan, termasuk mesin pom penyedot air, dan Colosingan penyebab jatuh pengendara roda dua, termasuk warga yang berdekatan dengan rumah pompa sempat jantungan mendengar besi penutup Colosingan, bila dilewati kendaran bunyinya  lumayan keras” ujar H Sugeng dan warga sekitar rumah pompa.

Ditempat yang berbeda, warga Rw 06 dua narasumber yang ditemuin awak media koran lacak salah satu  mantan Rt sebenarnya terkait pembangunan rumah pompa dan drainase kali Gondang tidak menyelesaikan persoalan banjir yang terjadi selama ini, “bila kali dikembalikan seperti semula tidak separah saat ini banjir, penyebab banjir itu adalah dulunya kali ada dua sekarang menjadi satu itu juga dipersempit wajalah banjir ungkapnya 

Pelaksana proyek rumah pompa komplek Marinir, CV RAJA BANGUN PRADANA,  total anggaran yang digunakan 816,975,647,23 juta rupiah, APBD kota Depok tahun anggarab 2023, karena ada 9 item yang tidak sesuai, “sehingga” menjadi kendala bagi pelaksana proyek

Pada hari ini Kamis 27 Juni 2024, pihak kontraktor dan pihak PUPR datang kelokasi untuk melalukan uji kelayakan mesin pompa dan selanjutnya akan serah terima kunci, namun ketua Rw dan ketua Rt sepakat tidak mau tandatangan berita acara serah terima proyek, yang kami terima nanti di dinas hanya kunci bukan keseluruhan, karena progres pekerjaan tidak sesuai, dan kami tidak mau jadi sasaran warga masyrakat.

Di kesempatan tersebut ketua Rw 06 H Sugeng, didepan kontraktor dan perwakilan dari Dinas PUPR, akibat proyek rumah pompa, ada tudingan dari warga, ada yang mengatakan Rw tidak bisa kerja, adapula yang mengatakan Rw dapat duit dari kontraktor tandas ketua Rw 06 H Sugeng didepan perwakilan PUPR dan wartawan, padahal, saya sudah bekeja keras agar persoalan banjir bisa teratasi, sampai saya ribut dengan wartawan.

Setelah rumah pompa dibangun sampai selesai masa kerjanya, sudah beberapa kali terjadi banjir, “sehingga kerugian warga diperkirakan sudah mencapai 300 juta rupiah ungkap  ketua Rw 06 H Sugeng, dan warga masyarakat setempat, “dugaan sementara proyek drainase kali Gondang dan rumah pompa adalah proyek gagal  #tim/surbel red#

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *