Koran Lacak

Berita Koran Lacak Berkualitas

RAGAM

Abaikan Peraturan Wali kota dan Undang Undang nomor 22 Tahun 2009 Tentang Berlalulintas

Depok, Koran Lacak – Diduga adanya pembiaran parkir dibadan jalan, bahu jalan,  Halte dan fasilitas pejalan kaki (Trotoar), dalam  pantauan  awak media dilapangan, adapun  Kepolisian dan anggota dinas perhubungan Kota Depok, yang bertugas di jalan raya Kartini Depok Jawa Barat namun pemilik roda dua tetap parkir dibadan jalan maupun di Trotoar.

Padahal peraturan Walikota Depok Mohammad Idris nomor 11 Tahun 2017 yang diundangkan pada tanggl 24 Maret 2017, dengan jelas melarang pengendara roda dua maupun roda empat menggunakan parkir di badan jalan, bahu jalan maupun fasilitas pejalan kaki (Trotoar)

Dinas Perhubungan (DISHUB) Kota Depok tak mau ketinggalan, “dengan diundangkannya peraturan Walikota Depok nomor 11 Tahun 2009 DISHUB kota Depok langsung membentangkan sebuah Spanduk yang bertuliskan Undang Undang nomor 22 Tahun 2009,  tentang berlalulintas, jelas melarang kendaraan Online, non Oline parkir dibadan jalan, bahu jalan atau fasilitas pejalan kaki (Trotoar).

Kenapa Aparat Penengak Hukum tidak ada tindakan kepada mereka yang jelas jelas melanggar  Undang Undang nomor 22 Tahun 2009 dan peraturan Walikota Depok nomor 11 Tahun 2017, “apa mungkin  ada unsur kesengajaan, ‘sehingga tidak ada tindakan. Banyaknya kendaraan yang parkir sembarangan dibahu jalan maupun Trotoar sebagai pasilitas pejalan kaki, “menjadi salah satu pemicu kemacetan, seperti yang terjadi di jalan Kartini raya kota Depok tiada hari tanpa macet.

Pelanggaran ketentuan sebagai mana dimaksud Sesuai  UU No.22  Tahun 2009 tentang lalu lintas dan angkutan  jalan (LLAJ) Pasal 131 ayat 1 disebutkan fasilitas umum berupa trotoar adalah hak pejalan kaki , jika melanggar dan menyalahi penggunaan trotoar,  termasuk parkir mobil di trotoar, ada juga sanksi lain selain penderekan.

pengemudi akan dikenakan pidana penjara paling lama 1 Tahun atau denda paling banyak Rp 24 juta sesuai pasal 274 ayat 2 namun sampai berita ini diterbitkan para pengendara roda dua tetap ngetem (parkir) di Trotoar. (Surbel/red)

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *